| Facebook 'Cabut' Aturan Baru | ||||
|
|
Pengguna jaringan sosial internet ini mengajukan keluhan karena peraturan yang tampaknya memberi Facebook hak untuk mempertahankan data pribadi, bahkan jika keanggotaan mereka sudah dicabut. Sebelumnya dalam membela langkah itu, Zuckerberg mengatakan aturan baru itu lebih baik dalam menggambarkan bagaimana anggota memanfaatkan situs ini. Dia mengatakan perubahan itu dilakukan untuk memastikan jika satu pengguna menghapus atau keluar dari keanggotaannya, komentar atau pesan-pesan di halamannya tidak ikut hilang. Dalam blog terbarunya, Zuckerberg mengatakan: "dalam dua hari ini, kami menerima banyak pertanyaan dan pernyataan mengenai perubahan itu dan dampaknya bagi pengguna dan data mereka. Berdasarkan masukan ini, kami memutuskan untuk kembali ke peraturan keanggotaan sebelumnya sementara kami mencoba mencari jalan keluar atas masalah yang diajukan pengguna." Anggota Facebook diberitahu soal perubahan itu dalam pengumuman di halaman mereka. Zuckerberg menambahkan: "Versi terbaru kami merupakan perbaikan dari versi sekarang. Versi itu akan menggambarkan prinsip-prinsip bagaimana orang berbagi dan mengendalikan data mereka, dan akan ditulis dalam bahasa yang bisa dimengerti oleh semua orang." Dia menambahkan Facebook akan membuat dokumen aturan baru agar sesuai dengan penggunanya. Perselisihan dan reaksi atas perubahan peraturan penggunaan Facebook menggambarkan masalah lebih luas soal data pengguna dan siapa pemilik informasi pribadi - mulai dari komentar, foto hingga video - yang diletakkan di situs jaringan sosial, dan bagaimana nasibnya jika pengguna memutuskan untuk keluar dari keanggotaan situs itu. Awal minggu ini Zuckerberg menyamakan keberadaan data di situs jaringan sosialnya, bahkan setelah pemilik data memutuskan keluar dari keanggotaan, dengan email. Di Amerika, kelompok kepentingan umum, Pusat Informasi Privasi Elektronik telah memperingatkan akan mengajukan pengaduan resmi ke Komisi Perdagangan Federal soal masalah ini. "Menurut kami Facebook harus kembali ke peraturan sebelumnya," direktur eksekutif organisasi ini, Marc Rotenberg, yang dikutip di situs PC World.(BBC)
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||





Bekasinews.com.- Pendiri Facebook mengatakan jaringan sosial internet ini akan kembali ke aturan penggunaan jasanya menyangkut data anggota. 





