| Atlet doping akan dicekal dari Olimpiade | ||||
|
![]() Semua atlit yang mendapat larangan bertanding selama enam bulan atau lebih akan dicekal dari Olimpiade berikutnya, kata Asosiasi Olimpiade Internasional.
Langkah itu diumumkan oleh Presiden Komite Internasional Olimpiade, IOC, Jacques Rogge menjelang Kejuaraan Olimpiade Dunia di Osaka, Jepang. Rogge juga mendukung larangan wajib selama empat tahun dalam kasus pelanggaran doping dalam semua nomor olahraga. Hanya plea-bargain atau atau pengakuan untuk memperingan sanksi yang mendatangkan informasi yang berguna dalam memerangi kecurangan bisa menyelamatkan atlit dari larangan bermain. "Jika seorang atlet mengungkapkan siapa yang memberi EPO [obat yang memperkuat kinerja darah] misalnya, yang berada di belakangnya, apakah dokter atau pelatih dan seterusnya. Jika dia membeberkan kasus-kasu lain, jika informasi itu sangat berharga, maka kami akan mempertimbangkan untuk mengurangi sanksi," kata Rogge. Berbicara didampingi ketua badan atletik dunia, IAAF, Lamine Diack, Rogge menggarisbawahi komitmen IOC untuk menyingkirkan doping dari dunia olahraga. "Perang melawan doping dalam olahraga adalah pertarungan harian yang harus dilancarkan secara bersama oleh otoritas olahraga, tim olahraga, atlet, pelatih dan pemerintah," ujarnya. "Langkah-langkah yang kami telah tinjau hari bertujuan untuk memperkuat kebijakan tanpa toleransi kepada IOC," katanya. Kejuaraan dunia atletik mulai berlangsung hari Sabtu dengan atletik bersemangat untuk memperbaiki reputasi yang tercoreng moreng akibat skandal doping baru-baru ini, termasuk skandal yang melibatkan juara dunia dan pemegang medali Olimpiade 100m, Justin Gatlin. Sumber: BBC
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."
|
|||||||||
| Terakhir Diupdate ( Kamis, 01 Januari 2009 09:32 ) |












