|
Oleh M. Zaenuddin
|
|
Jumat, 05 Maret 2010 04:17 |
Bekasi Kota, Bekasinews.com.- Departemen Kesehatan (Depkes) RI melalui Bagian Promosi mensosialisasikan kesehatan di Puskesmas Jatiasih. Selain memberikan pengetahuan tentang kesehatan kepada masyarakat Kecamatan Jatiasih,sosialisasi itu juga membantu para mahasiswa magang Universitas Cendrawasih. Demikian dikatakan Kepala Sub Bagian Promosi Depkes RI , Heri Sudaryatno.
Dijelaskannya, selain memberikan materi kepada warga, pihaknya juga membagikan leaflet dan poster hidup sehat. “Sosialisasi ini merupakan salah satu program Depkes dalam rangka memberikan penyuluhan kesehatan kepada warga,” ujarnya.
Dikatakan Heri, dipilihnya Puskesmas Jatiasih sebagai salah satu tempat untuk sosialisasi karena puskesmas itu merupakan puskesmas percontohan. “Banyak hal yang dapat kami berikan pada warga dan petugsa medis di puskesmas itu,” terangnya.
Heri menambahkan, antusias warga Kecamatan Jatiasih tentang kesehatan sangat tinggi. Terbukti, kegiatan yang dilakukan pada siang hari itu dipenuhi warga. “Kami sampai kewalahan mengatur warga. Antusias warga sangat tinggi ssekali,” kata Heri. (M.Zaenuddin)
|
|
Oleh M. Joko YP
|
|
Jumat, 05 Maret 2010 04:14 |
Serang Baru, Bekasinews.com.- Patutlah dibanggakan bagi penghuni Perum Mega Regency Ds. Sukaragem, Serang Baru, Kabupaten Bekasi Bekasi, dimana adanya pembangunan masjid yang cukup besar dengan ukuran 15 x 20 m2, diatas lahan PASOS _ PASUM, hibah dari pengusaha pribumi ( H. Salim dan H. Dalih ). Menurut penuturan panitia pembangunan masjid, PPM, Bahwa diperkiraan akan menelan biaya Kurang lebih, Rp. 1.5 Milyar , yang sumber danannya terdiri dari bantuan wajib masyarakat Perum Mega Regency dan donator dari simpatisan luar dan pengusaha. Udin Syamsudin Ketua RW 07 Perum Mega Regency,, mengatakan “ Masyarakat kami optimis mesjid ini akan rampung, meskipun lambat namun pasti, meski panitia pembangunan yang meskipun tergolong masih generasi muda seperti Bpk. Haris, Bapk. Eko dan Bpk. Kosi’in, namun semangat dan kejujuran mereka tidak diragukan lagi. Sehingga meskipun masji masih dalam tahap 50% pembangunan, namun tetap difungsikan untuk shalat jum’at, pengajian ibu-ibu dan kegiata TPA. Hampir setiap hari kegiatan – kegiatan ini diikuti oleh para jemaah Sementara itu, Habib Ali Abdul Gadir tokoh ulama dari kota santri purwakarta mengatakan,”maju dan mundurnya masjid bergantung pada kebijakan ketua DKM. Sebab arti DKM itu sendiri sangatlah luas “ Dewan Kemakmuran Masjid” yang bila diartikan secara rinci (kata Habib Ali Abdul Gadir ), ketua haruslah seorang yang fleksibel atau luwes dalam merangkul baik kaum muslim maupun non - muslim untuk dapat memenuhi masjid, merangkul kamu muslima/ibu-ibu agar bersemangat dan aktif megadakan kegiatan-kegiatan pengajian dan TPA. Ada yang lebih penting adalah uang kas, artinya dana yang menjadi asset atau simpanan masjid yang kegunaannya selain dapat untuk pembiayaan masjid itu sendiri, juga dapat digunakan sebagai modal dagang yang keuntungannya dapat menambah uang kas masjid. Namun dalam prakteknya system ini haruslah jelas baik permodalan yang dikeluarkan serta keuntungan yang diperoleh karena uang ini merupakan amanah. Ada yang lebih penting lagi, seperti contoh masjid ane’ yang ada di Purwakarta, DKM menyisihkan uang sebagai “dana tak terduga” yang dapat digunakan sebagai bantuan bagi umat yang terkena sakit atau kelaparan dan DKM harus cepat tanggap dalam memperhatikan lingkungan agar dana tersebut dapat digunakan sebagai mana mestinya. Hal lainnya, uang pinjaman yang digunakan untuk permodalan usaha harus segera diganti sebab uang ini adalah uang amanah karena kemakmuran yang berarti bermuara pada kepentingan social dan ibadah. Seperti contoh masjid ane’ yang ada di Pesawahan, uang kas yang semula Rp. 6.000.000,- kini telah menjadi Rp. 15.000.000,- lebih, hasil dari keuntungan satu tahun. Insay Allah jika DKM mengikuti aturan yang jujur dan terbuka, maka pembangunan masjid akan mudah tercapai. Memang Resep habib keluarga DPRD Purwakarta ini sepintas terlihat Vokal, namun sangatlah diakui loyalitasnya dalam merangkul umat muslim didaerahnya. Banyak kalangan di daerah Mega Regency merasa prihatin sekalipun diakui kerja keras PPM sangatlah bagus. Diharapkan Warga , Perumahan Mega Regency, Serang Baru tidak hanya menjadi penonton dalam menyikapi hal ini, sekiranya dapat saling bekeja sama dalam mewujudkan percepatan pembangunan masjid Baitussalam, sepeti saran dari ketua RW. 07 Bpk. Udi Syamsudin dihadapan Forum “ mari kita rapatkan barisan, bila ada kritik atau beda pendapat, selesaikan secara musyawarah… begitu pula pengurus, harus siap dikritik disertai pembuktian, semuanya demi masa depan Ba’ittul Sallam Amin. “Saya juga mengharapkan Bupati Bekasi mau membantu pembangunan Masjid Ba’ittul Sallam agar cepat selesai, karena rumah Allah ini juga merupakan kewajiban kita bersama, untuk membangunannya. ” ujar Udin syamsudin .(M. Joko YP)
|
|
|
Oleh M. Joko YP
|
|
Rabu, 03 Maret 2010 01:15 |
Cikarang Barat, Bekasinews.com.- Sosok Wibawa dan tegas tergambar dari wajah Kepala Desa Telajung Kecamatan Cikarang Barat Kabupaten Bekasi,), H.Atjep Sunarya. Kades Telajung mempunyai perhatian kepada seluruh masyarakat dan keluarga besarnya. Suara lantang acap kali terucap jika sedang memipin rapat maupun dalam mengatasi permasalahan-permasalahan yang terjadi di lingkungan Desa maupun keluarga.
Low Profil demikian sesungguhnya H.Ajep Sunarya dalam pergaulan maupun kedinasan, sikap tegasnya hanya untuk mengatasi permasalahan dan mengambil keputusan, sehingga kalangan PERS pun harus sangat hati-hati jika sedang mengkonfirmasi melengkapi berita. “H.Ajep Sunarya orangnya tegas, tapi juga suka bercanda dengan kawan-kawan jika sedang bersama, jadi jika menghadapi beliau harus benar-benar paham apa yang akan di tanyakan.” ujar salah satu rekan PERS saat bersama untuk menemui H. Atjep Sunarya Kepala Desa Telajung.
Ketika Ditemui Bekasinews.com, H. Atjep Sunarya mengatakan “Saya memipin Desa Telajung sejak terpilih hingga saat ini, banyak yang telah saya lakukan diantaranya pembenahan Lingkungan Desa yang kini terlihat lebih Asri karena dengan lingkungan Desa yang asri tentunya masyarakat yang datang ke kantor Desa akan lebih nyaman.”ujar.
Kepada para staff Saya selalu menganjurkan bekerja dan melayani masyarakat dengan sungguh-sungguh karena Pemerintahan Desa merupakan kepanjangan tangan dari Keperintahan Daerah untuk mengurus dan melayani masyarakat.
“Saya dipilih Rakyat untuk bekerja untuk rakyat, maka dari itu saya sediakan waktu 24 jam, kapanpun masyarakat membutuhkan saya, saya akan melayaninya.”tandas Kades menambahkan.
Hal senada dituturkan,H. Marto Hadi,Kaur Trantib Desa Telajung, “Dalam menjaga keamanan lingkungan kepala Desa selalu menganjurkan untuk meningkatkan Siskamling agar keamanan lingkungan Desa dapat terjaga. ”Saya sering keliling Desa bersama Kepala Desa untuk memantau langsung keamana Desa Telajung.” pungkasnya. (M. Joko YP)
|
|
Oleh M. Joko YP
|
|
Sabtu, 27 Februari 2010 02:38 |
 Cikarang Barat, Bekasinews.com.- Warga Kp.Kaum Kali Jeruk,Pengkolan,Ketapang Poncol,dan ketapang Kedung Desa Kali Jaya Kec.Cikarang Barat, Kab.Bekasi yang terkena musibah banjir kamis(25/02) lalu,menerima bantuan dari Pemkab yang di salurkan langsung oleh H.A.Karim Camat Cikarang Barat,dan Kepala Desa.Kali Jaya Dede Sulaiman beserta para staf-stafnya.dan bukan itu saja camat Cikarang Barat juga telah menyiapkan dan memasang posko bagi warga yang rumahnya terendam banjir dengan dibantu Aparat Koramil Cibitung. H.A.Karim Camat Cikarang Barat yang mamantau di lokasi hingga malam pukul 23.55 WIB bersama para Staf,dan Kades Kali jaya langsung melihat rumah – rumah warga yang tergenang air hingga kedalaman 1 meter,dan menghimbau warga untuk mengantisipasi serta waspada bila ketinggian air bertambah”Saya harapkan warga mengantisipasi bila ketinggian air meningkat dan kami sudah siapkan posko-posko unutk pengungsian”Tuturnya. Banjir yang menimpa 4 Rt,2 Dusun,58 Kepala Keluarga (KK) yang lokasi rumahnya tidak jauh dari Kali Cikarang.Ketinggian air yang melebihi batas normal akibat kiriman dari bogor sudah diantisipasi warga sebelumnya,”Kita sudah membangun 4 titik posko untuk menampung para korban banjir yang rumahnya tergenang air hingga kedalaman 1 meter,dan tadi bantuan berupa beras,mie instant,dan air minum mineral telah kami salurkan kepada warga yang berhak menerimanya kepada korban banjir”Ujar Karim yang sejak siang berada dilokasi. Dede kepala Desa Kali Jaya mengatakan “Kali Cikarang ini Kali alam,kami dan warga sudah mengantisipasi sebelumya,karena bila ada air kiriman dari bogor,disini pasti banjir dan wargapun sudah tidak kaget lagi”Ujarnya.(M.Joko YP)
|
|